Senin, 29 Juli 2013


Aku Cinta Padamu
Pagi ini Via diberi sarapan ulangan fisika oleh Pa Broto karena kemarin lusa dia tidak hadir pada jam pelajaran fisika. Alasannya sih mengikuti lomba ekskul tapi kenyataanya dia membolos bersama Intan dan Risty. Mereka bertiga itu berbeda kelas. Via duduk di kelas 12 IPA 2 sedangkan Intan dan Risty di kelas 12 IPS 3. Sebenarnya Intan dan Risty tidak ingin membolos pada saat itu. Via memaksa karena dia tidak ingin mengikuti ulangan fisika. Akan tetapi sekarang Via menyesal. “Coba aja kalau aku ikut ulangan kemarin lusa, kan bisa nanya ke temen. Nah sekarang?”batin Via dalam hati.
Jam istirahat pun tiba, tiga serangkai itupun menuju kantin. Via terlihat masih menekukkan wajahnya. Dia masih terlihat kesal. Intan dan Risty pun tidak berani berbicara kepadanya. Soalnya Via kalau marah itu serem banget kayak banteng ngamuk. Akan tetapi, tiba-tiba raut mukanya berubah menjadi orang yang sedang melihat pangeran tampan dari negeri dongeng. Via senyam-senyum sendiri melihat ke arah tempat jualan bakso. Risty yang penasaran langsung menengok ke belakang sedangkan Intan masih terheran-heran melihat Via. “Kamu liatin siapa sih, Vi?”tanya Intan. Via yang ditanya masih tersenyum dan tidak menjawab. “Oh aku tahu kamu pasti lagi lihatin dia kan?”tanya Risty sambil menunjuk cowok berpostur tubuh tinggi, putih yang sedang berdiri di tempat tukang bakso. “Iya hehe kok kamu tahu sih?”kata Via sembari tertawa malu. “Yaiyalah, aku tahu kamu gimana, Vi”tutur Risty.
Via berencana ingin kenalan dengan cowok itu. Intan dan Risty meminta agar jangan dia yang berkenalan langsung. Intan akan berkenalan dengannya dan nanti akan memperkenalkannya dengan Via. Via setuju dengan ide Intan. Segeralah Intan menghampiri cowok itu yang sedang bermain bola basket. Intan melambaikan tangannya kea rah cowok itu. Cowok itu pun langsung menghampirinya. “Hai maaf ya aku ganggu”kata Intan berbasa-basi. “Oh enggak apa-apa kok. Ada apa ya?”tanya cowok itu lembut. “Kamu anak baru ya? Boleh kenalan?”tanya Intan gugup. Cowok itu langsung menyodorkan tangannya dan memperkenalkan dirinya. “Aku Randy, kalau kamu?” “Oh aku Intan. Kamu kelas 12 apa?” tanya Intan lagi. Randy yang mendengar langsung tertawa. Itu membuat Intan bingung. “Aku kelas 10-4, kamu kelas 12 ya?”tutur Randy. Intan sangat terkejut tidak menyangka kalau Randy masih kelas 10. “Hah? Aku kira kelas 12 hehe. Iya aku kelas 12. 12 ips 3.”
Keesokkan harinya Via buru-buru ke kelas Intan. Dia sangat ingin tahu siapa nama cowok itu. Intan yang kebetulan sudah datang langsung member tahu semua informasi yang dia dapat. Sama seperti Intan, Via dan Risty pun terkejut saat mereka tahu ternyata Randy masih kelas 10. “Nah sekarang bagaimana, Vi? Kamu tetep mau deketin dia?” tanya Risty. Satu-satunya alas an Risty menanyakan hal itu adalah karena Via tidak ingin berpacaran dengan seseorang yang umurnya dibawah dirinya. Via berpikir keras. Dia sudah sangat menyukai Randy. Tekad dia sudah bulat, dia akan melanjutkan misinya mendekati Randy.
Sudah sekitar sebulan Via mengenal Randy. Selama sebulan itu juga Randy sering mengajakknya jalan. Suatu hari, Randy berencana akan menyatakan cintanya kepada Via. Sepulang sekolah, Randy mengajak Via ke suatu tempat yang pasti Via akan suka.
Sampai disana Via berdecak kagum melihat tempat yang dihiasi banyak bunga. “Ini tempat apa kok indah banget sih?”tanya Via. Randy tidak menjawab. Dia menyuruh Via untuk melihat ke arah kanan. Disana ada batu besar bertuliskan “VIA AKU CINTA KAMU. MAUKAH KAMU MENJADI PACARKU?” Via yang melihat langsung meneteskan airmata. Dia tidak menyangka kalau Randy ternyata mencintai dirinya juga. Via langsung menerima Randy menjadi pacarnya.
Besoknya disekolah, kabar Via dan Randy sudah tersebar. Bio yang mengetahui hal itu merasa sakit hati. Bio adalah teman sekelas Via. Dia sangat mencintai Via. Ketika Via datang, Bio langsung menghampirinya. “Vi,kamu pacaran sama Randy? Randy itu Cuma pura-pura sayang sama kamu. Dia itu pembohong”kata Bio. Via yang mendengar lagnsung marah dan tidak menyangka Bio akan berbicara seperti itu. Via meninggalkan Bio di kelas. Via benci dengan Bio. Dia tidak ingin kenal dengan Bio lagi.
Hari ini adalah hari ulang tahun Randy. Via sudah membuat kue untuknya. Pukul 06.00 Via pergi ke rumah Randy. Sesampainya disana, Via melihat sepatu perempuan di rumah Randy. Dia tidak berpikiran negatif. Mungkin itu sepatu sepupunya. Via mengetuk pintu rumah Randy dan yang membukakan adalah seorang wanita cantik berkulit putih. Via disuruh masuk dan duduk di ruang tamu. Wanita itu memperkenalkan dirinya sebagai pacar Randy. Mereka sudah menjalani hubungan selama 2 tahun. Via yang kecewa langsung pergi ketika Randy keluar dari kamar mandi. Randy yang tahu mengejar Via. Di gerbang Randy bilang kalau Via hanya dijadikan pelampiasan. Via benar-benar sakit hati. Dia berlari ke luar rumah. Di jalan dia bertemu dengan Bio. Via langsung memeluk Bio dan meminta maaf. Bio membalas hangat pelukan Via. “Aku sayang kamu,aku akan menjaga kamu”kata Bio.