Aku
Cinta Padamu
Pagi
ini Via diberi sarapan ulangan fisika oleh Pa Broto karena kemarin lusa dia
tidak hadir pada jam pelajaran fisika. Alasannya sih mengikuti lomba ekskul
tapi kenyataanya dia membolos bersama Intan dan Risty. Mereka bertiga itu
berbeda kelas. Via duduk di kelas 12 IPA 2 sedangkan Intan dan Risty di kelas
12 IPS 3. Sebenarnya Intan dan Risty tidak ingin membolos pada saat itu. Via
memaksa karena dia tidak ingin mengikuti ulangan fisika. Akan tetapi sekarang
Via menyesal. “Coba aja kalau aku ikut ulangan kemarin lusa, kan bisa nanya ke
temen. Nah sekarang?”batin Via dalam hati.
Jam
istirahat pun tiba, tiga serangkai itupun menuju kantin. Via terlihat masih
menekukkan wajahnya. Dia masih terlihat kesal. Intan dan Risty pun tidak berani
berbicara kepadanya. Soalnya Via kalau marah itu serem banget kayak banteng
ngamuk. Akan tetapi, tiba-tiba raut mukanya berubah menjadi orang yang sedang
melihat pangeran tampan dari negeri dongeng. Via senyam-senyum sendiri melihat
ke arah tempat jualan bakso. Risty yang penasaran langsung menengok ke belakang
sedangkan Intan masih terheran-heran melihat Via. “Kamu liatin siapa sih,
Vi?”tanya Intan. Via yang ditanya masih tersenyum dan tidak menjawab. “Oh aku
tahu kamu pasti lagi lihatin dia kan?”tanya Risty sambil menunjuk cowok
berpostur tubuh tinggi, putih yang sedang berdiri di tempat tukang bakso. “Iya
hehe kok kamu tahu sih?”kata Via sembari tertawa malu. “Yaiyalah, aku tahu kamu
gimana, Vi”tutur Risty.
Via
berencana ingin kenalan dengan cowok itu. Intan dan Risty meminta agar jangan
dia yang berkenalan langsung. Intan akan berkenalan dengannya dan nanti akan
memperkenalkannya dengan Via. Via setuju dengan ide Intan. Segeralah Intan
menghampiri cowok itu yang sedang bermain bola basket. Intan melambaikan tangannya
kea rah cowok itu. Cowok itu pun langsung menghampirinya. “Hai maaf ya aku
ganggu”kata Intan berbasa-basi. “Oh enggak apa-apa kok. Ada apa ya?”tanya cowok
itu lembut. “Kamu anak baru ya? Boleh kenalan?”tanya Intan gugup. Cowok itu
langsung menyodorkan tangannya dan memperkenalkan dirinya. “Aku Randy, kalau
kamu?” “Oh aku Intan. Kamu kelas 12 apa?” tanya Intan lagi. Randy yang
mendengar langsung tertawa. Itu membuat Intan bingung. “Aku kelas 10-4, kamu
kelas 12 ya?”tutur Randy. Intan sangat terkejut tidak menyangka kalau Randy
masih kelas 10. “Hah? Aku kira kelas 12 hehe. Iya aku kelas 12. 12 ips 3.”
Keesokkan
harinya Via buru-buru ke kelas Intan. Dia sangat ingin tahu siapa nama cowok
itu. Intan yang kebetulan sudah datang langsung member tahu semua informasi
yang dia dapat. Sama seperti Intan, Via dan Risty pun terkejut saat mereka tahu
ternyata Randy masih kelas 10. “Nah sekarang bagaimana, Vi? Kamu tetep mau
deketin dia?” tanya Risty. Satu-satunya alas an Risty menanyakan hal itu adalah
karena Via tidak ingin berpacaran dengan seseorang yang umurnya dibawah
dirinya. Via berpikir keras. Dia sudah sangat menyukai Randy. Tekad dia sudah
bulat, dia akan melanjutkan misinya mendekati Randy.
Sudah
sekitar sebulan Via mengenal Randy. Selama sebulan itu juga Randy sering
mengajakknya jalan. Suatu hari, Randy berencana akan menyatakan cintanya kepada
Via. Sepulang sekolah, Randy mengajak Via ke suatu tempat yang pasti Via akan
suka.
Sampai
disana Via berdecak kagum melihat tempat yang dihiasi banyak bunga. “Ini tempat
apa kok indah banget sih?”tanya Via. Randy tidak menjawab. Dia menyuruh Via
untuk melihat ke arah kanan. Disana ada batu besar bertuliskan “VIA AKU CINTA
KAMU. MAUKAH KAMU MENJADI PACARKU?” Via yang melihat langsung meneteskan
airmata. Dia tidak menyangka kalau Randy ternyata mencintai dirinya juga. Via
langsung menerima Randy menjadi pacarnya.
Besoknya
disekolah, kabar Via dan Randy sudah tersebar. Bio yang mengetahui hal itu
merasa sakit hati. Bio adalah teman sekelas Via. Dia sangat mencintai Via.
Ketika Via datang, Bio langsung menghampirinya. “Vi,kamu pacaran sama Randy?
Randy itu Cuma pura-pura sayang sama kamu. Dia itu pembohong”kata Bio. Via yang
mendengar lagnsung marah dan tidak menyangka Bio akan berbicara seperti itu.
Via meninggalkan Bio di kelas. Via benci dengan Bio. Dia tidak ingin kenal
dengan Bio lagi.
Hari
ini adalah hari ulang tahun Randy. Via sudah membuat kue untuknya. Pukul 06.00
Via pergi ke rumah Randy. Sesampainya disana, Via melihat sepatu perempuan di
rumah Randy. Dia tidak berpikiran negatif. Mungkin itu sepatu sepupunya. Via
mengetuk pintu rumah Randy dan yang membukakan adalah seorang wanita cantik
berkulit putih. Via disuruh masuk dan duduk di ruang tamu. Wanita itu
memperkenalkan dirinya sebagai pacar Randy. Mereka sudah menjalani hubungan
selama 2 tahun. Via yang kecewa langsung pergi ketika Randy keluar dari kamar
mandi. Randy yang tahu mengejar Via. Di gerbang Randy bilang kalau Via hanya
dijadikan pelampiasan. Via benar-benar sakit hati. Dia berlari ke luar rumah.
Di jalan dia bertemu dengan Bio. Via langsung memeluk Bio dan meminta maaf. Bio
membalas hangat pelukan Via. “Aku sayang kamu,aku akan menjaga kamu”kata Bio.